otak

Adakah yang aneh di otak kita?

Mengawali artikel ini saya mulai dengan satu cerita tentang seorang nenek tua, dalam keadaan tua tentusaja tubuhnya sudah dihinggapi oleh sesuatu yang umumnya ada pada nenek-nenek tua; lemah tubuhnya, keriput kulitnya, rabun penglihatannya, gemeteran jarinya, berat suaranya, dan yang lainnya.

Nenek tua itu jangankan diajak untuk naik gunung, makan gemblong pun saudah tak sanggup. apalagi masukin benang dalam lubang jarum, bagaimana mungkin toh?!, sedangkan jarinya udah gemeteran, pandangannya rabun… Nenek-nenek itu bisanya paling makan, buang air, tidur, terus nangis… eh,,😀

kain indahBerbeda dengan nenek yang satu ini, di usianya yang lanjut dia masih bisa masukin benang kedalam lubang jarum,  hebatnya lagi dia bisa merajut benang-benang itu hingga menjadi kain yang bagus nan indah. Sungguh luarbiasa nenek itu, orang-orang berdecak kagum melihatnya. Nenek itu memang lemah, tapi dia rajin dan tekun sehingga hasil dari pekerjaannya sangat bagus.

Namun, setiap kali benang-benang itu berubah menjadi kain yang Indah, artinya nenek itu sudah membuat kain yang bagus, kain tersebut tidak ia pergunakan untuk dirinya, juga tidak ia berikan untuk anak cucunya, akan tetapi dia malah merusaknya kembali. Orang-orang yang kagum terhadapnya menyimpan penuh tanya??? Kenapa setelah susah payah dia merajut benang menjadi kain tapi akhirnya dia merusaknya kembali???

Pertanyaan itu mulai terjawab setelah ia merusak kain-kain bagusnya itu, dia malah tertawa terbahak-bahak. Sudah salah, sudah ngaco, tapi malah ia senang gembira. artinya? ada sesuatu yang aneh didalam otak-nya. Sayang beribu sayang!!

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari cerita nenek itu?! Biasanya cerita itu diumpakan sebagai seorang beriman yang melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Pada umumnya dibulan suci Ramadhan umat muslim bagaikan nenek-nenek tua, lemah tenaganya, kunang-kunang pandangannya, tapi anehnya kita umat Nabi Muhammad saw ini malah melakukan amalan-amalan yang biasanya dilakukan oleh para ulama dan orang-orang shaleh pada umumnya. Tamat Puasa-nya, Banyak sedekahnya, Rajin baca Al-Quran-nya, Full shalat Tarawikh-nya, banyak amalan sunahnya,.

Begitu selesai bulan Ramadhan, Para malaikat pun kagum pada umat  Muslim, lihatlah Umat Nabi Muhammad saw telah berhasil menyusun selembar kain yang Indah, yang disebut LibasutTaqwa” (pakaian ketaqwaan). akan tetapi apa yang terjadi???

Kain indah tersebut bukan untuk dipakai sebelas bulan mendatang, bukan pula untuk disimpan, kain indah itu dirobek dalam sekali. Kain Indah yang disusun selama bulan ramadhan itu dirobeknya di bulan syawal. ada yang merobeknya dengan korupsi, ada yang merobeknya dengan memakan harta zakat, ada yang merobeknya dengan menemui pacarnya, dan banyak lagi kemaksiatan yang bisa merobek kain indah itu.

Sayang berubu sayang… adakah yang aneh di otak kita?

Kita berdoa dan berusaha agar kita mampu menyusun kain yang Indah dibulan suci ramadhan esok. juga kita bisa menjaganya bahkan bisa terus menghiasanya supaya kain itu menjadi kain ketaqwaan kita. aamiin ya Allah.

ampuni segala salah dan khilafa kami. T-T

Tinggalkan Jawaban

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s