Ikhlas-Inside

Tulus dan Ikhlas

Selamat PASIM (pagi siang malam) muehehehe

Mau sharing tentang Tulus dan ikhlas, setelah beberapa permintaan dan alsan, apasalahnya menulis tentang ini. Walaupun sebenarnya masih berat, karena Penulis pun barang kali masih lebih banyak lalai daripada …*** !

Akhirnya gak apa lah, Kalo ini disebut sarana saling mengingatkan, maka Penulis yg lebih pertama di ingatkan. Just share Oke.

Sebenarnya Sudah sering di bahas tentang Ikhlas dan tulus pada tulisan-tulisan sebelumnya. ada beberapa permintaan dan alasan untuk di bahas secara terpisah. Woke dah.. muehehehe

Maaf ya, jadi sambil bercanda ngebahas yg sensitif ini. astaghfirullah….😦

Baik kita mulai ya. Bismillah….

Ikhlas itu erat kaitannya dengan Niat. karena niat inilah yang menetukan Keikhlasan. walaupun hanya Allah yg tahu tentang isi hati seseorang, tapi setidaknya kita bisa menilai hati kita sendri. Ingat nih !! Kalo menilai hati, gak usah bawa-bawa orang lain, Fokus saja pada diri sendiri, hati sendiri. oke.

Sebelum bahas lebih jauh, Kita mesti menyadari pentingnya Ikhlas pada setiap perbuatan, sekecil apapun. Loh?? karena Ikhlas itu penentu diterima atau tidak nya amalan. walaupun Hanya Allah yg tahu, tapi kan Allah ngasih Ilmu’y biar kita tahu, supaya kita hati-hati, agar amal kita diterima. misalnya dengan cara berdo’a, dan ikhlas.🙂

Niat itu “Ghoyah”, artinya tujuan. Sedangkan Ikhlas itu Karena Allah. kaitannya dengan Tulus? Nehi. kagak ada kaitannya.. Tulus belum tentu Ikhlas. Lah?? Ya ialah, bagaimana kalo non muslim yg ngomong tulus. ya bisa saja tulus, tapi tidak bisa disebut Ikhlas. wong tidak ada kesadarah Ilahiyah’y. Terus bagaimana juga dengan seorang yg tulus membantu, namun niatnya ingin di puji atau apalah. ya tidak bisa juga. di sebut tulus juga masih tanda tanya. muehehehe

Tulus itu Qona’ah. sudah merasa nyaman dengan yg dia kerjakan. Setiap kali saya bertanya kepada beberapa Orang, kira-kira begini. Apakah Shalat subuh yg kepaksa karena males itu IKHLAS? kebanyakan jawab’y Tidak Ikhlas, karena kepaksa dan tidak tulus.

Sekali lagi, Ingat yah… Ikhlas bukan TULUS, Ikhlas itu Karena Allah. Kita masih tetep shalat subuh walaupun maksain kantuk, tapi kalo maksain nya karena Takut sama Azab Allah, maka’y dia shalat. ya insyaAllah Ikhlas. udah karena Allah. Kita sedekah, karena pengen balesan kebaikan dari Allah, insyaAllah ikhlas. kita ngeluarin zakat, karena kalau tidak, Takut kalo Allah ngejeblosin kita ke neraka. Hiiii… karena Takut sama Azab Allah, Karena mengharap Pahala dari Allah, semata-mata mengharapkan Ridho dari Allah. insyaAllah itu Ikhlas. Ingat… karena Ikhlas itu karena Allah. bukan yg lain.

Kalo Tulus,, beda lagi.. Tulus itu setelah melewati beberapa proses pembiasaan. misalnya awal’y dia males shalat subuh, kerena terus di paksakan, terus ditanamkan rasa takut, terus ditanamkan iming-iming pahala. eh.. lama-lama terbiasa juga kan dia shalat subuh, sehingga enggan kalo meninggalkan. Itu udah Tulus. alias udah Qona’ah.🙂

Alangkah sangat baiknya amal Kita dilakukan dengan Tulus kemudian Ikhlas.. lagian ah,, masa melakukan sesuatu yg baik bagi kita kagak tulus.. muehehehehe.. sebagai bacaan tambahan tentang ikhlas… >> Sila Baca, klik disini.

Salam SuksesMulia

3 thoughts on “Tulus dan Ikhlas

  1. Tulus adalah di saat Anda MEMBERI yg terbaik dr dasar hati. Ikhlas adalah di saat Anda MENERIMA sepenuh hati. Tentu semuanya Lilahi Ta’alla

Tinggalkan Jawaban

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s