full-time-workhip

Full Time Ibadah

Kalo kerja ada Full timenya, masa Ibadah tidak ada. he3x

Ibadah itu yg menentukan nasib Kita nanti di akhirat Loh. Hidup di akhirat tidak seperti Hidup di Dunia, yang kapan saja Orang bisa meninggal. Hidup di akhirat tidak cuma untuk 1000 tahun, atau bahkan terliyunan tahun, tapi Selamanya. Orang cerdas pasti memilih menuju Hidup yg Selamanya daripada yg sementara.

Usaha, Bisnis, Ngantor suka ada Full time atau Part time/paruh waktu, itu sudah biasa. Tapi Kalo Ibadah Full time? Kayak’y Gimanaaa gitu! Kayak’y Susah banget yah.. Sudaaah,, sekarang Hilangkan Pikiran seperti itu.. Push… Hush…

Islam itu Agama yg Super Sempurna, selain Ruhiyah juga Siasiyah. Mantap Kan.. Hanya Islam yg komplit dan kompleks kaya Gini. tidak hanya ngurusin Ibadah, tapi Ngurusi segala Aspek kehidupan.

Dalam Islam, Semuanya bisa menjadi Ibadah, segala yg kita lakukan asalkan tidak bertentangan dengan Syari’at, Bisa menjadi Ibadah. Jadi Full Time Workship (Ibadah) itu hal yang mungkin kita lakukan, walaupun pada Zaman sekarang.. sekuler…. muehehe,, Mantap kagak nih, asalkan Kita tahu Gimana Caranya.

Walaupun Ibadah Juga bisa saja Allah tidak menerimanya. Sekarang Kita akan kupas secara ringan dan sederhana, Gimana sih Suapaya bisa Full Time Workship, juga Diterima sama Allah, InsyaAllah…๐Ÿ™‚

Kita perlu Tahu dulu pola atau konsep Ibadah yg di terima oleh Allah.

Apa tuh? yaitu Ikhlas. Syarat diterima amal perbuatan kita adalah Ikhlas. Niat kita harus Ikhlas. Muncul pertanyaan lagi kan.. muehehe…. Apa dan Gimana sih Niat Ikhlas itu?

Niat artinya “Tujuan”,, sedangkan Ikhlas artinya “Karena Allah”. Jadi, Niat Ikhlas itu amal kita Tujuannya Hanya Karena Allah semata. >>> Kita Sedekah karena pengen dapat balasan pahala dari Allah, itu Ikhlas. Kita Zakat karena kalo tidak bayar zakat, Kita Takut di Siksa, dijeblosin ke Neraka, Itu juga Ikhlas. asalkan karena Allah saja. Karena mengharapkan Ridho Allah dan AmpunanNYA.

Walaupun awal’y kepaksa, tidak tulus, tapi Niatnya Ikhlas (karena Allah) itu sudah Ikhlas InsyaAllah. INGAT !!! Tidak Tulus bukan berarti Tidak Ikhlas. Terus saja dilatih nanti juga biasa. tulus dan nyaman dah ngerjainnya. muehehehe

Selain Niat yg Ikhlas, Caranya Juga Harus Benar. Ini nih…. Gimana Dong agar caranya tidak salah dan asal-asalan??? Ya, Tidak boleh tidak, Kita mesti bin mesti BELAJAR… Kita cari tuh Ilmunya, gimana supaya amalan kita sesuai dengan tuntunan Kanjeng Nabi Muhammad saw.

Contohnya, Niatnya bener tapi caranya kagak bener. Kamu Ibadah Haji, Tapi Duitnya dari Nomor Togel… *eHh… muehehehe, ya jelas kagak bisa… Setuju tidak !

Lah, terus gimana nih tentang “Full Time Workship?”

Tenaaang, Sabar, Tarik nafas dulu…..,, Huuuuhhhh.. Yuk,, lanjutin lagi bacanya.๐Ÿ™‚

Perbuatan itu mempunyai Nilai-nilainya. Contohnya Shalat Nilainya ya Ibadah. Kerja, ya nilainya Materi. cocok yah…

Nah, Nilai perbuatan itu, atau “Qiimah ‘amal” (Bhs. Arab) ada Empat.

Pertama, Nilai materi. amal yg nilainya materi, contohnya Bekerja, Usaha, Bisnis, Dagang, Kuli, Nilainya Materi. Semuanyakan pengen dapet Duit. cocok kagak.. he3x

Kedua, Nilai Ibadah (Ruhiyah), amal yg nilainya Ibadah, contohnya : Baca Al Quran, Zakat, Sedekah, Shalat. Ini bernilai Ibadah.

Ketiga, Nilai Akhlak, Contohnya : Budi perkerti, Sabar, tidak sombong, Jujur, Dusta. semuanya bersifat Akhlak.

Keempat, Nilai kemanusiaan. Contohnya, Nolongin yg terkena bencana Alam, nolongin nenek-nenek nyebrang Jalan. dll. ini yg bernilai Kemanusiaan.

Lah terus, Gimana nih, supaya Keempat Nilai-Nilai perbuatan itu Menjadi Ibadah? Kan mantap tuh, kita bisa Full time workship, kita kan ada yg kerja, bisnis, pengusaha, semuanya jadi Ibadah. Nolongin orang jadi Ibadah, semua amal kita tidak hanya bersifat Nilai saja. Tapi Menjadi Ibadah yg Allah terima. aamiiiiin dah kalo semua amal kita diterima.๐Ÿ™‚

Ini nih, setelah kita mengerti tentang Niat Ikhlas dan Cara yg benar, juga kita mengerti tentang Nilai-nilai perbuatan. *Udah ngerti kan? muehehehe

Baru kita bisa ngejalanin InsyaAllah dengan sempurna Jurus “Full time Workship”.

Yaitu disetiap perbuatan kita, harus ada Ruh-nya. Maksudnya ada idrak silah billah-nya. (hubungan manusia dengan Sang pencipta). Yaitu Kesadaran tentang halal dan haram. bahwa setiap perbuatan itu terikat dengan hukum syara’.

Jadi Kita kerja,,, karena Allah nyuruh kita kerja. Kita tidak kerja di tempat dan mengerjakan yg haram,,, karena Allah mengharamkannya. Kita mengerjakan ini dan itu karena Allah membolehkannya. Itu tuh maksudnya ada kesadaran Ruhiyah…๐Ÿ™‚

Setelah nancep tuh kesadarannya, Baru dah.. Supaya diterima Kita pake tuh Jurus yg pertama tea, Yaitu “Niat yg Ikhlas” dan “Caranya yg Benar”. insyaAllah diterima dan menjadi amal baik. aaamiiiin..

Sampai sini dulu, sahabat semua.. kalo ada saran, boleh email atau koment yah. Semoga Bermanfaat.

Follow Twitter @Buhorismart

One thought on “Full Time Ibadah

Tinggalkan Jawaban

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s