baik atau buruk

Apakah Kita Baik? Menurut siapa?

Suatu waktu saya dan temen seperjuangan sedang berbincang-bincang, tak disengaja memperbincangkan seseorang dengan menilainya. Saat itu saya bilang; menurutku walaupun dia seperti itu, tapi dia orangnya baik loh. Dengan segera dia menyangkal celotehan saya yang sedang bercanda. dengan ketawanya yang khas; Eith, baik menurut siapa dulu?

Walaupun kita bisa menilai sesuatu dengan filter pikiran kita, sebagai seorang muslim kita mesti menjadikan islam sebagai tolak ukurnya. Kan bisa saja apa yang menurut kita baik, padahal belum tentu baik menurut syariah.🙂

Misalnya saja, ada seorang yang beranggapan sistem pemasaran Multi Level Marketing (MLM) itu baik, karena menurut dia itu menguntungkan dan menyenangkan. Dia menilai MLM itu baik berdasarkan sudut pandangnya sendiri, bukan berdasarkan sudut pandang Islam.

So.. kita mesti menjadikan tolak ukur segala sesuatu adalah Islam (syari’at). Jika kita menganggap diri kita orang yang baik. Eith, tunggu dulu. Baik menurut siapa? Menurut Syariat kah?

Mari sama-sama terus memperbaiki diri🙂

Tinggalkan Jawaban

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s