Hidup ini seperti pertandingan Bulu tangkis. jika kita ingin memenangkan piala pertandingan kita harus menjadi pemain, bukan penonton, bukan juga pengamat, Pemain yang memenangkan pertandinganlah yang akan mendapatkan penghargaannya.
Dalam setiap permainan, yang paling banyak berperan adalah masa permainan. Bukan waktu latihan, Bukan dulu,. contohnya Ketika zaman saya, bagus. Pas latihan mah bagus.. Bukan dulu, kenyataannya adalah sekarang,. harusnya bagaimana sekarang bisa lebih baik dari dulu, supaya kedepannya jauh lebih baik.
Begitu juga dalam Kehidupan nyata kita, masalalu cukuplah dijadikan cerminan. tidak terlena karena masalalu yang gemilang, tidak juga terpuruk karena masalalu yang buruk. melainkan memaksimalkan hari ini untuk menggenggam masadepan, dengan cermin masalalu.
Dalam surat al mulk:2; di jelaskan bahwasanya:
“Dzat yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun“
Jadilah pemain bila ingin mendapatkan piala kehidupan… bagi seorang muslim piala terindah adalah Ridho Allah.
Keep spirit…
Sabar itu cahaya
Yupz… syukron smart, komentarnya
Betul… Bukan hanya mengamati dan banyak komentar, apalagi cuma nonton tanpa gerakan.
Setuju…
Seperti VIKING yang senantiasa terus Berjuang…
Viking bae ente mah mud… he3x
terima kasih ats inspire nya.. namun mohon maaf klo boleh sy berpesan,,
mohon cantum kan nama surah dan ayat berapa nya yaaak ktka kaka hendak mengutip beberapa ayat atau kalimat tarjim Alqur an .. agar orng yg membaca kutipan kaka tersebut tak menganggp kutipan biasaa.. terima kasih kaka..
Baik Syukron katsir atas tanggapan dan pesannya…
Suroh Al-Mulk : 2